Juventus vs Atalanta Beres 2-2, Sarri Mereka Agresif
Juventus wajib puas mengakhiri pertandingan dengan skor 2-2 saat menjamu Atalanta dalam lanjutan giornata ke-32 Liga Italia 2019-2020. Menanggapi pertandingan tersebut, Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, mengakui bahwa Atalanta merupakan tim yang agresif.
Meski Juve tampil sebagai baginda rumah, tetapi Atalanta bermain lebih menekan sejak babak pertama. Hasilnya pun memang sebab pada menit ke-16 skuad besutan Gian Piero Gasperini itu membuka keunggulan lewat sepakan Duvan Zapata.
Menurut Sarri, gol pembuka Atalanta tersebut menujukkan alangkah agresifnya lawan mereka. Sebab, gol tersebut tercipta seusai pemain Atalanta sukses merebut bola dari Juve serta langsung melancarkan serangan balik cepat yang membikin pertahanan Bianconeri kewalahan.
BACA JUGA :Berjalan Seru, Juventus vs Atalanta Beres 2-2
Sementara itu, Juve sendiri baru dapat menyamakan skor di babak kedua melewati eksekusi penalti Cristiano Ronaldo. Juve sejatinya dua kali mendapat hadiah penalti, yang pada akhirnya menghindarkan mereka dari kekalahan di pertandingan tersebut.
Sarri tidak memungkiri bahwa Atalanta menampilkan permainan yang apik. Walau begitu, ia juga mengapresiasi kinerja yang ditunjukkan anak-anak asuhnya, utamanya di babak kedua, sebab dapat mengejar ketertinggalan.
Kami menghadapi salah satu tim yang sedang tampil keren di Eropa saat ini. Mereka agresif, sangat terorganisir, serta pada awalnya kita membikin kesalahan sebab mengharapkan operan dari kaki ke kaki, tetapi mereka menerkam situasi ini serta itulah bagaimana kita kebobolan, dengan kehilangan bola,” jelas Sarri, mengutip dari Football Italia, Minggu (12/7/2020).
Bermain melawan Atalanta sangat susah. Mereka juga tampak lebih tajam dari kita di babak pertama, tetapi kita sukses kembali ke dalamnya serta untungnya babak kedua jauh lebih baik. Kita sudah kebobolan gol kedua ketika kita mengambil kendali,” lanjut Sarri.
Kami lebih energik, tetapi dibandingkan dengan babak pertama, kita bersi kukuh jauh lebih tinggi serta tidak begitu pasif. Itu memungkinkan kita untuk memenangkan kembali bola lebih tidak jarang di lini tengah serta itu merupakan apa yang merubah permainan,
Meski hanya meraih satu poin, tetapi Juve tetap kukuh di puncak klasemen sementara Liga Italia 2019-2020 dengan torehan 76 angka. Sebab, pada pertandingan lainnya, Lazio menelan kekalahan saat menjamu Sassuolo dengan skor 1-2.Berkat hasil tersebut, saat ini Juve unggul delapan poin atas Lazio. Sementara itu, Atalanta menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan perolehan 67 poin.
Laga seru tersaji di Stadion Allianz, Turin, antara Juventus vs Atalanta, Minggu (12/7/2020) dini hari WIB, yang beres dengan skor 2-2. Tim tamu dua kali unggul, tetapi dua kali pula Cristiano Ronaldo menyamakan skor lewat titik putih.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Tuan rumah langsung menggebrak sejak awal laga demi menebus poin yang hilang pada tengah pekan. Ajaran boladari kaki ke kaki sangatlah merepotkan Atalanta pada awal pertandingan. Sayangnya, mereka gagal mengkreasi kesempatan berarti.
Kesempatan pertama justru didapat La Dea pada menit 12 lewat kaki kiri Josip Ilicic. Sayangnya, bola tetap melambung di pojok kiri atas gawang. Tidak pelak, gol pertama didapat tim tamu pada menit 16 berkah sepakan Duvan Zapata.
Kerja sama apik 1-2 dengan sang kapten Papu Gomez, membikin Zapata mendapat ruang tembak di kotak penalti. Tanpa kesalahan, pemain asal Kolombia itu mencetak gol ke-15 musim ini. Gol tersebut menyengat Juventus. Sayangnya, Paulo Dybala gagal mekegunaaankan kesempatan di menit 18.
Seusai gol tersebut, Gli Orobici sedikit mengendurkan serangan. Permainan berbalik dipegang oleh Juventus. Paulo Dybala lagi-lagi mendapat kesempatan menit 32. Tetapi, tembakan volinya tetap menyamping.
Memasuki lima menit terbaru babak pertama, Juventus mengurung Atalanta di wilayah pertahanan sendiri. Sayangnya, tidak ada gol tercipta sampai babak pertama beres tetap dengan keunggulan tim tamu.
Babak Kedua
Tertinggal satu gol memaksa Juventus bermain keluar lebih menyerang pada paruh akhir. Kans paling baik didapat pada menit 55 ketika wasit Piero Giacomelli menghadiahi tendangan penalti seusai Marten de Roon dinyatakan handball. Cristiano Ronaldo tanpa kesalahan menunaikan tugasnya.
Skor sama kuat membikin Si Nyonya Tua semakin menekan demi mencari gol berikutnya. Tetapi, kesempatan kembali didapat Atalanta lewat sepak pojok di menit 67. Sayangnya, sundulan Hans Hateboer tetap menyamping tipis di pojok kiri atas gawang Wojciech Szczesny.
Kans didapat pemain pengganti Ruslan Malinovsky pada menit 75. Bakal tetapi, tembakan mendatarnya tetap meleset tipis dari target. Cristiano Ronaldo hampir mengangkat timnya berbalik unggul pada menit 77, tetapi Pierluigi Gollini tetap dapat menepis kesempatan tersebut.
Atalanta kembali unggul 2-1 lewat kaki Ruslan Malinovsky pada menit 80. Tembakan keras pemain berkebangsaan Ukraina itu meluncur deras menghujam gawang Wojciech Szczesny. Lima menit berselang, ia nyaris meningkatkan keunggulan andai tembakannya tidak menyamping.
Juventus kembali mendapat hadiah penalti di menit 88 seusai Luis Muriel dinyatakan handball. Cristiano Ronaldo kembali menunaikan tugasnya dengan baik untuk menaklukkan Pierluigi Gollini. Skor akhir sama kuat 2-2.
Susunan Pemain
Juventus: Wojciech Szczesny; Juan Cuadrado, Matthijs de Ligt, Leonardo Bonucci (Daniele Rugani 82’), Sertailo (Alex Sandro 56’); Adrien Rabiot, Rodrigo Bentancur, Blaise Matuidi (Aaron Ramsey 82’); Federico Bernardeschi (Douglas Costa 57’), Paulo Dybala (Gonzalo Higuain 69’), Cristiano Ronaldo Cadangan: Gianluigi Buffon, Carlo Pinsoglio, Wesley, Simone Muratore, Marco Olivieri, Sertaiele Rugani, Douglas Costa, Alex Sandro, Miralem Pjanic, Aaron Ramsey, Giorgio Chiellini, Gonzalo Higuain Pelatih: Maurizio Sarri
Atalanta: Pierluigi Gollini; Rafael Toloi, Jose Luis Palomino (Mattia Caldara 75’), Berat Djimsiti; Hans Hateboer, Marten de Roon, Remo Freuler (Adrien Temeze 75’), Timothy Castagne; Josip Ilicic (Mario Pasalic 58’), Duvan Zapata (Luis Muriel 68’), Alejandro ‘Papu’ Gomez (Ruslan Malinovsky 68’) Cadangan: Marco Sportiello, Mario Pasalic, Ebrima Colley, Francesco Rossi, Mattia Caldara, Bosko Sutalo, Adrien Temeze, Lennart Czyborra, Luis Muriel, Ruslan Malinovsky, Raoul Bellanova Pelatih: Gian Piero Gasperini
0 Komentar